Tuesday, April 26, 2016

PENGERTIAN PRESENTASI (KELOMPOK)

ANGGOTA KELOMPOK:

MAULANA ARISMAYA                             15623352
PUTERI ARINDYA .A                                  16613971
TRIANA MAHARANI                                 18613977
VINCENSIA GERALDINE                          19613154


  1. Pengertian presentasi
  2. Persiapan sebelum / sesudah presentasi
  3. Alat bantu yang digunakan untuk presentasi dan manfaatnya
  4. Apakah penting menganalisa audiens ketika presentasi? Jelaskan !
  5. Apa pentingnya presentasi bisnis bagi seorang pemimpin organisasi?

PEMBAHASAN

A.      PENGERTIAN PRESENTASI
Presentasi adalah suatu sarana komunikasi untuk menyampaikan pesan dengan cara menjelaskan atau menguraikan suatu materi secara lisan dan sistematis dengan harapan akan berlaku efektif baik pembawa presentasi maupun penerima.

B.       PERSIAPAN SEBELUM/ SESUDAH PRESENTASI
Persiapan yang harus dilakukan sebelum dan sesudah presentasi adalah
1.        Meneliti masalah
l   Memilih dan menyempitkan topik : Apa topik yang akan saya sampaikan?
Apakah topik ini dibutuhkan audiens? Mengapa saya menyampaikan topik          ini?Itulah beberapa pertanyaan yang perlu Anda tanyakan pada diri Anda   sebelum menentukan topik presentasi. Dengan begitu Anda akan mudah           menemukan topik dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan audiens. Usahakan     topik Anda menarik dan menggugah audiens untuk mendengarkan.
l   Menentukan tujuan : Apa yang Anda harapkan dari presentasi Anda? Jawaban
dari pertanyaan ini yang akan menjadi arah dari presentasi Anda. Setiap    presentasi harus punya tujuan. Dengan memiliki tujuan, Anda akan lebih baik   dalam melakukan persiapan, lebih berhati-hati dalam tindakan, tampil lebih          cerdas dan tepat sasaran, tentunya dengan hasil akhir yang berkesan bagi audiens. Buat tujuan Anda dengan jelas, bisa dicapai dan Anda tahu betul bagaimana           mencapainya.
l   Menganalisis pendengar dan situasi : Mengenali situasi dan mengenali audiens
akan membuat Anda jauh lebih tenang. Dalam hal ini Anda perlu melakukan        koordinasi dengan audiens, atau panitia penyelanggara untuk menanyakan            hal-hal yang ingin Anda ketahui. Seperti, dalam acara apa Anda melakukan         presentasi, berapa lama waktu untuk presentasi, presentasi dilakukan di luar     ruangan atau di dalam, adakah sarana pendukung yang digunakan, siapa saja          yang akan hadir, berapa usia mereka, bagaimana tingkat pendidikannya, apa      jabatannya, berapa rasio jumlah laki-laki dan perempuan, dan lain-lain sesuai          dengan kebutuhan Anda.

2.        Menyusun uraian
Langkah selanjutnya adalah menyusun materi. Dalam menyusun materi dibutuhkan kejelian dan ketepatan. Kenapa harus jeli dan tepat? Kejelian berhubungan erat dengan kemampuan presenter dalam memilih sumber yang bisa dipercaya sedangkan       ketepatan berhubungan dengan kesesuaian materi dengan apa yang dibutuhkan oleh audiens. Jadi sebagai presenter yang baik, Anda tidak bisa asal-asalan dalam menyiapkan materi yang akan Anda sampaikan. Ada syarat yang harus dipenuhi   dalam menyusun materi, antara lain materi harus sesuai dengan topik, update dan terpercaya. Anda bisa mendapatkan materi dari pengalaman pribadi, buku, jurnal, hasil penelitian, majalah, internet atau koran. Satu lagi yang harus Anda pahami,      jangan membuat materi yang terlampau banyak dan jangan gunakan kata atau kalimat yang Anda sendiri tidak memahaminya.
l Mengumpulkan bahan
l Membuat kerangka
l Menguraikan secara detail (tulisan besar dan jelas)
3.        Mengadakan latihan
l  Melatih dengan suara nyaring
l  Di depan kaca
l  Merekam dan mengoreksi
4.        Tahap Evaluasi
Ini adalah satu kebiasaan positif yang harus Anda lakukan setelah selesai melakukan presentasi. Hal ini saya maksudkan untuk mengevaluasi mana-mana yang tidak berjalan sesuai rencana, mana yang harus mendapat perbaikan dan mana yang harus dipertahankan. Dan yakinlah ini akan memberikan dampak positif untuk presentasi Anda selanjutnya.
Demikianlah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam menampilkan presentasi yang cerdas dan meyakinkan. Semoga bisa membantu Anda menampilkan presentasi yang lebih baik. Sekarang saatnya Anda rubah dunia Anda dengan menjadi pembicara hebat dan menginspirasi.
C.       ALAT PENDUKUNG PRESENTASI
Agar ide, gagasan atau inforasi dapat tersampaikan dan bisa dimengerti oleh audien, maka akan lebih baik jika presentasi menggunakan alat pendukung.  Beberapa alat pendukung presentasi yang bisa digunakan adalah :
  1. Laptop dan proyektor.
Saat ini keberadaan laptop dan proyektor seakan sudah tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan presentasi. Hal itu tidak lepas dari fungsi keduanya yang sangat mendukung pelaksanaan dan keberhasilan sebuah presentasi.  Sebenarnya kedua alat tersebut fungsi utamanya adalah menampilkan apa yang sedang dipresentasikan. Keberadaannya bisa disamakan dengan tulisan di kertas, tulisan di papan tulis maupun tulisan di slide yang menggunakan overhead proyektor .
Laptop dan proyektor mempunyai kemampuan yang lebih besar tidak hanya menampilkan tulisan saja, namun juga foto dan film sehingga lebih banyak hal yang bisa ditampilkan. Program yang biasa digunakan untuk presentasi adalah Microsof Power Point. Anda bisa belajar menggunakan program tersebut melalui buku maupun tutorial  di internet.
Sebelum Anda presentasi, Anda harus mempersiapkan dahulu slide-slide yang akan dipresentasikan, tentunya yang sesuai dengan topic presentasi Anda. Tulisan dalam slide sebaiknya berisi point-point pembicaraan, jangan dituliskan semua isi pembicaraan Anda. Itu akan lebih bisa ditangkap dan diingat oleh audien karena mereka hanya akan melihat slide kita sekali dan dalam waktu yang tidak lama.
Gunakan jenis huruf-huruf yang enak dibaca dalam ukuran yang sesuai. Jenis huruf (font) yang biasa digunakan dan enak dibaca adalah Tahoma, Calibri, Arial Rounded MT Bold, Century Gothic.
  1. Alat Peraga
Alat peraga juga sangat penting untuk mendukung presentasi khususnya presentasi tentang produk tertentu. Anda bisa langsung membawa produk yang sedang dipresentasikan agar audien langsung tahu produk Anda sekaligus untuk menanamkan produk Anda dalam memori audien. Untuk produk yang perlu operasioal tertentu, misalnya alat-alat rumah tangga, produk elektronik, Anda harus jelaskan cara menggunakan, manfaat, cara mengatasi problem operasional, cara mengganti spare part   dan lain-lain. Yang pasti dengan membawa alat peraga, presentasi Anda akan lebih menarik dan akan lebih mendukung kepentingan pemasaran produk Anda.
  1. Sound System
Peralatan berupa pengeras suara (sound system) juga sangat penting. Tata suara yang baik akan membuat audien betah mengikuti presentasi. Tanpa pengeras suara, sebuah presentasi yang diikuti banyak audien dalam sebuah ruangan yang cukup besar tidak akan bisa berlangsung karena tidak semua audien mendengar apa yang kita sampaikan.
Sebagai presenter, Anda harus memastikan bahwa perangkat pengeras suara sudah beres sebelum Anda melakukan presentasi. Khususnya jika Anda adalah pembicara pertama walaupun sudah dites oleh panitia.
Terkadang perangkat yang baikpun bisa menimbulkan bunyi “efek”  yaitu bunyi berdenging. Hal itu bisa terjadi jika microphone kita posisikan berhadapan langsung dengan speaker dalam jarak yang relative dekat. Oleh karena itu jika pengeras suara berada di dekat kita, jangan sampai kita memegang microphonenya menghadap ke pengeras suara tersebut.
  1. Lampu
Lampu atau sumber cahaya juga sangat penting. Tanpa sumber cahaya yang cukup, presentasi dipastikan tidak akan berlangsung secara baik dalam waktu yang lama. Tanpa penerangan yang cukup, audien cenderung akan mudah mengantuk dan tidak konsentrasi.
Pastikan bahwa alat penerang khususnya pada malam hari cukup menerangi semua audien maupun kita sebagai presenter.Khusus untuk lampu yang di dekat layar dari slide proyektor, ada baiknya jika diredupkan untuk memperjelas pandangan ke layar.
Alat bantu tersebut keberadaanya memang tidak mutlak, namun sangat mendukung keberhasilan sebuah presentasi. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan kita sebagai presenter baik dalam berbicara maupun menggunakan berbagai alat bantu tersebut dengan baik.

D.      PENTINGNYA MENGANALISA AUDIENS KETIKA PRESENTASI
Dalam sebuah presentasi, pembicara perlu memperhatikan seluruh audiens. Apakah audiens itu memperhatikan, mendengarkan, dan memahami apa yang sedang anda sampaikan. Hal-hal tersebuat perlu diperhatikan untuk kelancaraan proses presentasi. Sifat audiens berpengaruh terhadap strategi untuk mencapai tujuan presentasi, karena itu analisis audiens merupakan elemen penting yang perlu diperhatikan dalam persiapan presentasi. Yang perlu diperhatikan dalam analisis audiens, yaitu :
  1. Jumlah dan komposisi audiens
·         Memperkirakan jumlah audiens yang akan mengikuti presentasi.
·         Mengetahui latar belakang profesi dan agama.
·         Menganalisis bauran pria dan wanita, tingkat usia, kelompok sosial dan etnis, serta tingkat ekonomi dan pekerjaan.
  1. Kemungkinan reaksi audiens
·         Menganalisis alasan audiens mengikuti presentasi.
·         Memastikan sikap audiens secara umum pada topik presentasi:
a.       Memastikan minat audiens (sangat tertarik, tertarik, atau tidak tertarik) pada topik presentasi.
b.      Meninjau reaksi audiens terhadap informasi yang sama dengan yang telah mereka dengar pada waktu yang lalu.
c.       Mengetahui bagian materi presentasi yang mungkin dapat menyebabkan kesulitan bagi audiens.
·         Memprediksi respon audiens
a.       Mencatat manfaat yang diperoleh audiens dari pesan yang mereka dapatkan.
b.      Merumuskan ide yang paling mungkin mendapat reaksi positif dari audiens.
c.       Mengantisipasi kemungkinan timbulnya pertanyaan yang mencerminkan rasa keberatan audiens.
d.      Menganalisis hal-hal yang terburuk yang mungkin terjadi dan cara meresponnya.
  1. Tingkat pemahaman audiens
a.       Mengetahui apakah audiens telah mengetahui sesuatu tentang pokok bahasan dalam presentasi.
b.      Mengetahui kesetaraan tingkat pengetahuan audiens.
c.       Mempertimbangkan pengetahuan audiens tentang kosa kata yang digunakan dalam presentasi.
d.      Memperkirakan tingkat kemampuan audiens untuk memahami pesan dan presentasi.
e.       Mempertimbangkan bauran konsep umum dan rincian khusus yang akan diterangkan.
  1. Hubungan audiens dengan pembicara
a.       Menganalisis cara audiens bereaksi terhadap pembicara.
b.      Mengetahui sikap audiens untuk dapat menjadi akrab, berpikir terbuka atau  kurang ramah terhadap maksud pembicara.
c.       Mengetahui cara audiens memberi respon
·         Mengetahui yang diinginkan audiens.
·         Mempertimbangkan kemungkinan sikap audiens terhadap organisasi/lembaga yang diwakili oleh pembicara.

E.       PENTINGNYA PRESENTASI BISNIS BAGI SEORANG PEMIMPIN ORGANISASI
Presentasi bisnis untuk seorang pemimpin organisasi dilakukan agar mampu memotivasi serta meyakinkan audiens untuk bertindak sesuatu. Dengan latar belakang sebagai pemimpin inilah diharapkan dapat menjadi komunikator yang baik serta efektif dalam menyampaikan isi dari presentasi bisnis yang disampaikan. Para pemimpin diharuskan dapat menyentuh emosi para audiens dengan kecerdasan emosionalnya juga argumen logisnya, karna posisi kekuasaan sudah tidak lagi cukup untuk mempertahankan kepemimpinan jika tidak dibarengi dengan sebuah presentasi yang meyakinkan.

Sources :
http://fith-fitri.blogspot.co.id/2013/04/presentasi.html
http://mcd.bis.telkomuniversity.ac.id/file/Materi%20Kuliah/Bahasa%20Indonesia/Handout%20Bahasa%20Indonesia/Bab_14_Presentasi%20edit%20TOT.pdf
belajar-presentasi.blogspot.co.id/2011/08/teknik-presentasi-teknik-teknikpresentasi.html?m=1
yukitamari.blogspot.co.id/2011/12/presentase-dan-alat-bantu-presentase.html?m=1

rajapresentasi.com/tag/pemimpin                    

Monday, March 21, 2016

PERANAN KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DUNIA BISNIS

1.      PERANAN KOMUNIKASI
Arti penting komunikasi adalah sebagai sarana atau alat untuk menciptakan jalinan pengertian yang sama dan serasi serta menimbulkan dasar tindakan serta dasar terbentuknya kerja sama.
Dengan kata lain peranan komunikasi dapat diformulasikan sebagai berikut :
1.      Sebagai alat untuk menciptakan kesamaan pengertian.
2.      Sebagai alat untuk menggerakkan perbuatan atau reaksi pesan (komunikator).
Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol-simbol atau sinyal.
Komunikasi bisnis melibatkan pertukaran informasi yang terus-menerus. Lebih banyak bisnis diperluas, lebih besar tekanannya pada bisnis tersebut untuk menemukan cara komunikasi yang lebih efektif bersama para pekerja dan dengan dunia di luar. Dengan demikian, bisnis dan komunikasi berjalan bergandengan tangan.
Oleh sebab itu penting bagi semua pihak untuk secara bersama- sama berusaha menciptakan komunikasi yang baik dan sehat. Komunikasi yang sehat merupakan kondisi bagi lancarnya aktivitas dunia bisnis atau dunia usaha.

TUJUAN KOMUNIKASI BISNIS
Secara umum, ada tiga tujuan komunikasi bisnis yaitu; memberi informasi (Informing) persuasi (persuading) dan melakukan kolaborasi, (collaborating) dengan audiens (pelanggan).
a. Memberi Informasi
Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain, contoh seorang pemimpin perusahaan ingin mendapatkan pegawai yang diharapkan, maka Dia memasang iklan melalui mass media, memasang websitus/situs di jalur internet, dalam hal ini setiap media mempunyai kelebihan dan kekurangan dilihat dari jangkauan dan biayanya, untuk itu harus memilih media mana yang akan dipilih.
Dan itu tergantung pada kebijakan perusahaan dengan melihat kemampuan internal perusahaan tersebut. Contoh yang lain misalnya sebuah Departemen Store memasang tulisan discotn besar-besaran pada produknya.

b. Memberi Persuasi
\Tujuan kedua komunikasi bisnis adalah memberikan persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan benar, hal ini sering dilakukan terutama yang berkaitan dengan penegasan konfi rmasi pesanan pelanggan atau negoisasi dengan pelanggan, agar kedua pihak memperoleh manfaat secara bersama-sama tanpa ada yang merasa dirugikan.

c. Melakukan Kolaborasi
Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan kolaborasi, atau kerja sama bisnis antara seseorang dengan orang lain, melalui jalinan komunikasi bisnis tersebut seseorang dapat dengan mudah melakukan kerja sama bisnis, saat sekarang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi maka seseorang dapat menggunakan berbagai media telekomunikasi seperti telpon, faksimile, telpon seluler, internet surat elektronik, teleconference. Teknologi komunikasi tersebut sangat penting artinya dalam pererat kerja sama bisnis.

2.      PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI
Secara umum istilah teknologi informasi lebih dikenal dengan istilah komputerisasi. Mulai dari input data, proses data, menyimpan data, dan mendistribusikan data. Yang semuanya itu dilakukan oleh komputer sehingga akan berjalan secara otomatis dan tidak dikerjakan lagi secara manual. 
Salah satu peranan teknologi informasi bagi perusahaan yang paling nyata adalah semua pekerjaan akan lebih cepat dan akurat. Penerapan teknologi informasi yang efektif akan mengurangi biaya yang tidak diharapkan dan dapat meningkatkan fleksibilitas. Hal ini akan terlihat dalam alur bisnis yang menjadi lebih terorganisir dan tersentralisasi. 
Teknologi Informasi dapat diterapkan pada semua jenis usaha dan telah menjadi kebutuhan dasar mulai dari perusahaan kecil sampai perusahaan besar bahkan toko retail sekalipun. Jadi sudah saatnya setiap perusahaan menggunakan jasa pembuatan program untuk mulai menerapkan teknologi informasi dalam usaha mereka agar dapat bersaing dengan perusahaan lain. 

Teknologi memberikan berbagai pilihan dalam melakukan komunikasi bisnis. Untuk membantu melakukan pemilihan teknologi komunikasi, Bovee dan Thill (2003:29) memberikan pedoman sebagai berikut :
1.     Harapan penerima pesan
Setelah mengetahui siapa  penerima pesan, perlu dipertimbangkan lebih lanjut harapan penerima terhadap teknologi yang digunakan untuk mengirim pesan. Ada yang cukup puas menerima pesan melaluji telepon dan faks saja, tetapi ada pula yang menghendaki agar pesan dikirim melalui e-mail.
2.     Waktu dan Biaya
Waktu menjadi faktor penting dalam memilih teknologi yang digunakan. Pesan yang mendesak biasanya dikirim melalui telepon, faks, atau internet dengan biaya yang relatif lebih mahal daripada pengiriman melalui pos. Sementara itu, pesan yang tidak mendesak dan kurang penting bisa dikirim melalui pos saja.
3.     Sifat Pesan
Pesa-pesan tertentu yang memerlukan penjelasan rumit dan kompleks akan lebih baik bila disampaikan secara langsung melalui tatap muka. Sementara pesan yang memerlukan gambar tentu tidak tepat jika dikirim melalui telepon.
4.     Perlunya Penampilan
Teknologi yang digunakan dalam berkomunikasi seringkali dijadikan salah satu indicator untuk menilai kemajuan perusahaan. Demikian pula untuk tujuan tertentu, pesan bisnis akan lebih baik bila dicetak dengan printer laser di atas kertas yang bermutu daripada dicetak di atas continuous form dengan printer dotmatrix.
Pelaku bisnis diharapkan memiliki ketrampilan dalam memanfaatkan teknologi agar dapat berkomunikasi secara efektif. Kemampuan untuk menangani tantangan teknologi (misalnya kelebihan informasi dan keamanan data) juga sangat diperlukan. Teknologi hendaknya dipergunakan secara bijaksana. Penggunaan teknologi yang membabibuta akan merugikan perusahaan.
Manfaat Teknologi Informasi dalam dunia bisnis : 
Seiring dengan kemajuan teknologi, hal tersebut membawa banyak manfaat yang sangat berguna bagi kemajuan dan kesejahteraan kehidupan manusia. Salah satu bukti nyata tentang kemajuan teknologi sangat terasa di bidang IT atau teknologi informasi.Teknologi dan informasi merupakan salah satu aspek dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan. Hal tersebut sangat penting karena menunjang setiap kegiatan manusia dalam berbagai bidang yang ditekuninya seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dll. Salah satu bidang dalam kehidupan manusia yang tidak bisa dipisahkan dari kemajuan teknologi dan informasi adalah bidang bisnis. Para pelaku bisnis sangat merasakan manfaat TI yang sangat besar dalam kehidupan mereka. Berikut ini adalah beberapa kegunaan IT dalam bidang bisnis :

– Munculnya peluang bisnis baru yakni E-Business.
Dengan kemajuan teknologi dan informasi, hal tersebut mendorong beberapa orang untuk menciptakan beberapa inovasi yang sangat menguntungkan dan bisa dijadikan sebagai ranah bisnia yang sangat menguntungkan bagi semua orang. Salah satu bukti nyata bisnis baru yang merupakan pemanfaatan kemajuan teknologi dan informasi adalah Google. Google merupakan salah satu contoh dari E-Commerce atau E-Business. E-Business merangkap berbagai hal seperti teknologi jaringan, lowongan pekerjaan, layanan customer, dll. Google merupakan sebuah bukti nyata dimana search engine tersebut banyak digunakan oleh semua orang dan memudahkan semua orang dalam mencari sesuatu di internet. Hal yang paling penting adalah, Google meraup banyak keuntungan dari hal tersebut.
– Memperluas Pangsa Pasar.
Salah satu manfaat IT dalam bidang bisnis adalah memperluas pangsa pasar. Dengan adanya kemajuan teknologi dan informasi, para pelaku bisnis dapat memantau beberapa daerah yang berprofit tinggi dan bisa dijadikan lahan untuk meraup keuntungan demi keberlangsungan bisnis yang mereka lakukan. Contohnya, Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri dari banyak SDM yang mencapai angka ratusan juta. Hal ini menarik para pelaku bisnis besar untuk mengepakkan sayap dan memproduksikan bisnisnya ke Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu contoh dalam upaya para pelaku bisnis dalam memperluas usaha bisnisnya.
– Mengurangi biaya produksi dan operasional.
Kemajuan teknologi dapat membantu setiap perusahaan dalam mengurangi biaya produksi dan juga mengurangi operasional. Hal tersebut bisa terlihat dari setiap perusahaan yang menggunakan mesin dalam melakukan pekerjaannya. Hal tersebut dapat membantu setiap perusahaan dalam mengurangi biaya produksinya sehingga mereka bisa mencapai prinsip ekonomi dimana mereka dapat mendapatkan keuntungan yang besar dengan hanya mengelurkan pengeluaran yang sedikit. Manfaat IT yang lainnya yaitu mengurangi operasional setiap perusahaan sehingga hal ini dapat menambah jumlah produksi setiap perusahaan dalam memproduksi barang produksinya. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi setiap perusahaan terutama bagi mereka yang sudah menerapkan teknologi yang canggih dalam perusahaannya
– Mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan.
Manfaat IT yang terakhir bagi dunia bisnis adalah mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan yang bekerja. Untuk proses komunikasi, setiap karyawan tidak perlu lagi repot-repot datang ke ruang rapat dan berkumpul bersama. Mereka bisa melakukan teleconference untuk saling berkomunikasi mengenai beberapa ide. Hal ini membuat rapat menjadi lebih praktis dan menyenangkan tanpa perlu jauh-jauh datang ke tempat rapat. Selain itu, hal tersebut juga bisa digunakan untuk mengawasi kinerja para karyawan. Sang pemimpin perusahaan bisa tetap mengawasi kinerja karyawan dalam perusahaannya dengan memakai beberapa metode seperti metode komunikasi dengan mangaer dari perusahaan tersebut.

3.      Kesimpulan
Komunikasi dan teknologi informasi merupakan hal penting yang mendukung kinerja dalam dunia bisnis. Adanya komunikasi dan teknologi informasi, memudahkan setiap orang dalam dunia bisnis untuk membangun bisnis mereka menjadi semakin besar.



Sumber:

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/komunikasi_bisnis/bab1-latar_belakang_dan_peranan_komunikasi_dalam_dunia_bisnis.pdf
http://saarahku.blogspot.co.id/2015/03/latar-belakang-peranan-komunikasi-dalam.html
http://vitaloka09.blogspot.co.id/2015/03/ii-peranan-komunikasi-dalam-dunia-bisnis.html
http://tikadwityastuti.blogspot.co.id/2015/04/peranan-komunikasi-dalam-dunia-bisnis.html
http://wandiparlente.blogspot.co.id/2013/01/peranan-teknologi-informasi-dan.html
http://tulisbaca.com/apa-saja-peran-teknologi-informasi-dalam-bisnis-yuk-baca-ini/

Monday, March 14, 2016

Arti dan Jenis-jenis Komunikasi

Arti dan Jenis-jenis Komunikasi


I. Pendahuluan
Pengertian komunikasi di ekstrak dari bahasa latin yaitu “communicatio” yang beristilah “communis” yang berarti menciptakan kebersamaan antara dua orang atau lebih. Dalam kehidupan kita selain menjadi makhluk individu, kita juga sebagai makhluk sosial yang sangat membutuhkan interaksi dengan orang lain. Nah dari interaksi itulah terjadi sebuah komunikasi untuk menyampaikan sesuatu, saling bertukar pendapat dengan orang lain untuk mencapai sebuah tujuan.

II. Pembahasan
1.      Pengertian Komunikasi
§  Everett M. Rogers, mengemukakan pendapatnya yaitu Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerimaan atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
§Lantas pendapat lain dari Rogers & O. Lawrence Kincaid “Komunikasi merupakan suatu interaksi dimana terdapat dua orang atau lebih yang sedang membangun atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain yang pada akhirnya akan tiba dimana mereka saling memahami dan mengerti“.
§  Sedangkan menurut saya pribadi, komunikasi ialah proses dimana seseorang berusaha untuk membuat interaksi dengan manusia lain menggunakan alat atau cara yang dapat menunjang proses tersebut.

2.      Jenis-jenis Komunikasi
·         Menurut Penyampaian
a.       Komunikasi lisan
-      Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatatp muka, misalnya dialog 2 orang, wawancara maupun rapat dan sebagainya.
-        Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.

b.      Komunikasi tertulis
-        Yang dilaksanakan dalam bentuk suratdan dipergunakan untuk menyampaikan berita yang sifatnya singkat, jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud-maksud tertentu.
-        Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek.
-        Blanko-blanko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.
-        Gambar dan foto, karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
-        Spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada banyak orang.

·         Menurut Perilaku
Komunikasi merupakan hasil belajar manusia yang terjadi secara otomatis, sehingga dipengaruhi oleh perilaku maupun posisi seseorang. Menurut perilaku, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
a.       Komunikasi Formal.
Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam sruktur organisasinya.
b.      Komunikasi Informal.
Komunikasi yang terjadi di dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi.
c.       Komunikasi Nonformal.
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang bertujuan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi.

·         Menurut Kelangsungan
Menurut kelangsungan, komunikasi dibagi menjadi 2 macam, yaitu:
a.       Komunikasi langsung adalah komunikasi yang tidak dibatasi oleh jarak dan tanpa bantuan perantara atau media komunikasi. Misalnya, tatap muka.
b.      Komunikasi tidak langsung adalah komunikasi yang dibatasi oleh jarak sehingga dalam pelaksanaanya membutuhkan bantuan media komunikasi.
·         Menurut Maksud
a.       Menyampaikan informasi
b.      Menyampaikan berita
c.       Berpidato
d.      Berceramah
e.       Memberi komando/tugas
·         Menurut Ruang Lingkup
Komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut :
a.       Komunikasi Internal.
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
b.      Komunikasi Eksternal.
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi kepada pihak masyarakat yang ada di luar organisasi atau perusahaan tersebut.
Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk:
-        Eksposisi, pameran, promosi, publikasi, dan sebagainya.
-        Konferensi pers
-        Siaran televisi, radio, dan sebagainya.
-        Bakti sosial, pengabdian pada masyarakat, dan sebagainya.

·         Menurut Jaringan Kerja
Di dalam sebuah organisasi atau perusahaan komunikasi akan terlaksana neburut sistem yang ditetapkanya dalam jaringan kerja.
Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi:
a.       Komunikasi jaringan kerja rantai.
Komunikasi trjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
b.      Komunikasi jaringan kerja lingkaran.
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran.
c.       Komunikasi jaringan bintang.
Komunikasi yang terjadi melalui satu sentral dan saluranya yang dilalui lebih pendek.
·         Menurut Peranan Individu
Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
a.       Komunikasi antar individu dengan individu yang lain.
Komunikasi yang terlaksana secara nonformal maupun informal.
b.      Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas.
Komunikasi yang terjadi karena individu yang dimaksudkan memiliki kemampuan yang tinggi.
c.       Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih.
Dalam komunikasi individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih.

III. Kesimpulan


Komunikasi merupakan proses interaksi yang memiliki banyak bentuk dan jenis untuk menyampaikan maksud atau tujuan kepada individu atau kelompok. Komunikasi dapat berbentuk lisan maupun tulisan, langsung atau tidak langsung, serta formal ataupun informal.


Daftar Pustaka: